nike-jordanshoes.com

Informasi terupdate untuk berita permainan game online terpercaya

Series

Bocoran Spesifikasi GPD Win Max 2 Mengemuka, Gunakan AMD Ryzen 8000 Series! Slot

Pasar handheld terlihat kian ramai saja. Kali ini, kami mendapati bocoran spesifikasi GPD Win Max 2 yang baru-baru ini mengemuka, dan akan gunakan prosesor AMD Ryzen 8000 Series. Sehebat apakah kombinasi dari komponen terbaru perangkat tersebut? Yuk, kita ulik sama-sama!

Bocoran Spesifikasi GPD Win Max 2

Spesifikasi Gpd Win Max 2 2024
Bakal memboyong penyegaran spesifikasi

GPD, sebuah perusahaan teknologi terkenal, baru saja memperkenalkan versi upgrade dari handheld gaming PC-nya yang disebut GPD Win Max 2. Penyegaran spesifikasi ini dilakukan dengan mengganti prosesor generasi sebelumnya yang kini digantikan prosesor baru AMD Ryzen 8000 Series.

Berikut adalah bocoran spesifikasi GPD Win Max 2 berdasarkan informasi yang telah kami ambil dari ITHome.

  • CPU: AMD Ryzen 7 8840U (8C/16T) 3.3GHz
  • GPU: Radeon 780M
  • Layar: 10.1” dengan Refresh Rate 60Hz
  • Memori: 2x16GB DDR5 dengan M.2 NVMe 256GB-2TB

Prosesor ini dikenal memiliki kemampuan komputasi yang lebih baik, di mana kita bisa bermain game dengan lebih lancar tanpa perlu khawatir bakal terjadi stutter. Selain itu, prosesor ini juga lebih hemat energi, jadi kamu bisa bermain game lebih lama tanpa perlu khawatir baterai akan cepat habis.

Yang menarik dari penyegaran ini terletak pada kapasitas memorinya yang kini ditingkatkan dua kali lipat untuk memenuhi kebutuhan aplikasi kecerdasan buatan. Entah kebetulan atau tidak, namun hal ini bertepatan dengan wacana Microsoft yang telah menentukan standar spesifikasi PC AI wajib memiliki RAM minimal 16GB.

Selisih Performa Minor dari Generasi Pendahulunya

Performa Cpuz Amd 8000 Series Gpd Win Max 2
CPU-Z

Masih berbekal informasi dari situs di atas, terlihat hampir tidak ada lompatan performa yang berarti dari GPD Win Max 2 generasi sebelumnya  yang gunakan AMD Ryzen 7000 Series. Berdasarkan angka pada CPU-Z, single-core dari Ryzen 7 8840U dan Ryzen 7840U hanya terpaut 2 poin saja.

Di mana pada multi-core, barulah sedikit terlihat perbedaannya, walau masih benar-benar  minor. Sama halnya performa pada AVX-512, hampir tidak ada selisih performa yang berarti, menandakan GPD Win Max 2 kali ini hanya menawarkan penyegaran dan penyesuaian di masa mendatang yang penuh dengan kecerdasan buatan.

Performa Avx512 Amd 8000 Series Gpd Win Max 2
AVX-512

Poin menarik lainnya adalah dikatakan tidak akan terdapat perbedaan harga yang berarti antara kedua perangkat, mengingat selisih performanya memang benar-benar minim antar generasi.


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Bima. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].

Ternyata Samsung Galaxy S24 Series Gunakan AI Buatan Google Slot

Kalau ada satu hal yang jadi pusat perhatian Samsung tahun ini, tidak lain adalah flagship terbaru mereka Galaxy S24 series dengan segudang fitur AI yang mereka banggakan. Memang, tahun-tahun belakangan, kecerdasan buatan menjadi buzzer word bagi para raksasa teknologi dimana pun.

Samsung juga tidak mau ketinggalan dan memasukkan teknologi canggih ini dalam perangkat flagship mereka. Tapi, dari mana semua fitur AI canggih ini berasal? Apakah mereka mengembangkan semuanya sendiri dari dasar?

Samsung Galaxy S24 Series Gunakan AI Model Milik Google

samsung galaxy s24 series
Flagship terbaru Samsung tahun ini

Melansir dari AndroidHeadlines, dikabarkan kalau Samsung Galaxy S24 yakni flagship tahun ini ditenagai oleh Gemini model besutan Google. AI model baru ini memang mulai dikenalkan Google di tahun lalu.

Memang, kerjasama Google dan Samsung belakangan ini tengah erat. Setelah kemarin Google akan mengadopsi nama QuickShare ke Nearby Share di Android. Kini, giliran Samsung yang gunakan teknologi AI tercanggih milik Google.

Model yang digunakan pun merupakan Gemini Nano yang berukuran kecil dan bisa dijalankan seluruhnya di dalam perangkat saja. Ini berarti kedepannya Gemini Nano tidak lagi eksklusif tersedia untuk ponsel Pixel.

Penuh dengan AI, Samsung All-Out di Flagship Tahun Ini

695efbbf4f010163292671d4527b1f21
Fitur AI di flagship Samsung

Tapi, apa saja fitur AI yang tersedia di S24 nanti? Samsung sendiri mengungkap kalau perangkat tersebut bisa menikmati translasi ke bahasa lain secara real-time, ditambah bila menggunakan Samsung Dialer, pengguna bisa menikmati live translation dari bahasa asing ke bahasa yang kalian pahami.

Tidak hanya itu, masih banyak lagi fitur AI yang disematkan pada flagship Samsung tahun ini. Mulai dari Chat Assist layaknya chatbot, Note Assist untuk membantu organisir catatan kalian, hingga ProVisualEngine di kamera yang punya berbagai fitur unik.

Gambar yang sudah ditangkap juga bisa di-edit dengan Galaxy AI Editing, Edit Suggestion, dan Generative Edit. Sayangnya fitur ini hanya tersedia untuk S24 Ultra. Namun, fitur lainnya bisa dinikmati di ketiga model tahun ini.


Dapatkan informasi keren di Gamebrott terkait Tech atau artikel sejenis yang tidak kalah seru dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].

Poco X6 Series Segera Meluncur di Tanah Air, Ini Spesifikasi dan Harganya! Slot

Di tahun baru ini, Poco selaku salah satu manufaktur smartphone tak ingin kehilangan momentum dengan meluncurkan lini Poco X6 Series. Konon, smartphone terbarunya akan dibekali dengan spesifikasi yang lebih mutakhir dengan banderol yang lebih terjangkau. Wah, beneran gak nih?

Spesifikasi Poco X6 Series

Spesifikasi Poco X6 Series 2024
Menawarkan spesifikasi mumpuni di awal tahun 2024

Poco tampaknya masih berusaha menjaga reputasinya sebagai salah satu manufaktur smartphone entry-level dan mid-range yang bisa diandalkan untuk aktivitas sehari-hari. Membenarkan hal tersebut, brand ini langsung segera mempersiapkan dua smartphone terbarunya yang mampu menjadi alternatif menarik di awal tahun ini.

Berikut adalah spesifikasi dari kedua smartphone teranyar Poco tersebut, berdasarkan informasi yang kami ambil dari GSMArena.

Poco X6 Pro

Poco X6 Pro 2024
Poco X6 Pro
  • Chipset: Mediatek Dimensity 8300 Ultra (4nm)
  • Layar: 6.67” AMOLED HDR10+ dengan Refresh Rate 120Hz
  • Memori: RAM 8-12GB dan ROM 256-512GB (UFS 4.0)
  • Kamera Belakang: Triple-camera 64MP Wide, 8MP Ultrawide, 2MP Macro
  • Kamera Depan: 16MP Wide
  • Baterai: 5.000mAh dengan Fast Charge 67W

Poco X6

Spesifikasi Poco X6
Poco X6 ‘biasa’
  • Chipset: Qualcomm Snapdragon 7s Gen 2 (4nm)
  • Layar: 6.67” AMOLED HDR10+ dengan Refresh Rate 120Hz
  • Memori: RAM 8-12GB dan ROM 256-512GB (UFS 2.2)
  • Kamera Belakang: Triple-camera 64MP Wide, 8MP Ultrawide, 2MP Macro
  • Kamera Depan: 16MP Wide
  • Baterai: 5.100mAh dengan Fast Charge 67W

Walau sekilas spesifikasi keduanya terlihat sama, namun perlu diperhatikan bahwa chipset, jenis penyimpanan, termasuk kapasitas baterai antar keduanya cukup berbeda. Namun, kesamaan dari kedua smartphone Poco X6 Series tersebut ialah sama-sama telah mendukung Xiaomi HyperOS yang baru tersedia untuk beberapa smartphone saja.

Ternyata Segini Harga Poco X6 Series

Harga Poco X6 Series 2024
Ternyata harganya relatif terjangkau

Soal harga, Poco X6 Series terlihat tak melabelinya dengan harga yang kelewat mahal. Buktinya, Poco X6 Pro 8/256 dibanderol di 4 Jutaan Rupiah, di mana varian 12/512 dibanderol di 5 Jutaan Rupiah.

Sedangkan untuk Poco X6 8/256 berada di kisaran 3 Jutaan Rupiah, varian 12/256 di kisaran 4 Jutaan Rupiah, dan varian 12/512 hampir menyentuh angka 5 Juta Rupiah. Tentu saja perbedaan spesifikasi antar keduanya menyumbang selisih harga yang ditawarkan, dan dapat kita sesuaikan dengan kebutuhan nantinya.

Gimana menurut kalian soal smartphone teranyar Poco? Apakah kalian tertarik untuk memiliki smartphone ini sebelum lebaran menyambut? Yuk, bagikan komentar kalian di bawah!


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Bima. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

Toaster Xbox Series S Beneran Dibuat oleh Xbox Slot

Toaster Xbox Series S – Entah hanya sekedar kebetulan atau tidak, namun bentuk current gen seperti PS5 dan Xbox Series X/S sering kali dianggap memiliki desain bentuk yang aneh. Mungkin perusahaan hanya ingin menampilkan sesuatu yang unik, namun justru hal tersebut membuatnya menjadi guyonan para gamer.

Contohnya seperti Xbox Series X dan Series S yang sering kali dapat candaan karena bentuknya yang mirip dengan objek tak tentu seperti kulkas, bangunan gedung, bahkan Toaster. Uniknya lagi, candaan gamer tersebut pun justru disulap menjadi nyata, seperti Xbox Series S berikut yang bukan berguna untuk menjalankan game melainkan sebagai toaster untuk memanggang roti.

Toaster Xbox Series S Nyata, Sudah Bisa Dibeli

Toaster Xbox Series S
Lah, beneran dibuat?

Toaster Xbox Series S pertama kali terlihat melalui toko retail Walmart dengan harga $40 atau sekitar Rp 600 Ribu. Toasternya sendiri memiliki spesifikasi 2 slot untuk memanggang roti serta fitur lainnya seperti timer dan defrost untuk menghilangkan es pada makanan yang beku.

Toaster Xbox Series S
Toaster Xbox

Uniknya lagi, bukan hanya dapat memangganh roti saja, namun hasil roti yang juga dapat diberikan dekorasi unik. Dimana roti yang dipanggang nantinya bakal mencetak logo Xbox di permukaan roti yang telah matang.

Bukan Pertama Kalinya Xbox Rilis Produk Aneh

Toaster Xbox Series S
Kulkas Xbox Series X

Kabar mengenai keberadaan rumor Xbox Series X Toaster sebenarnya sudah muncul sejak Maret 2023 lalu. Namun banyak yang berspekulasi bahwa kabar tersebut hanya sekedar guyonan untuk perayaan April Fools. Kini rumor pun akhirnya terpecahkan dan toaster Xbox kini dapat mendampingi alat dapur Xbox lainnya berupa mini fridge atau kulkas mini.

Rumor juga menyatakan bahwa Xbox kedepannya juga bakal fokus merilis merchandise unik lainnya dengan tetap mempertahankan model bentuk dari konsol. Kabarnya produk lainnya yang bakal dirilis antara lain seperti mangkuk, kotak perkakas hingga tempat penyimpanan ATK.


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Xbox serta artikel terkini dari Lauda Ifram. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].

Sempat Dijegal, Apple Dibolehkan Jual Apple Watch Series 9 dan Ultra 2 Sampai Awal Tahun 2024 Slot

Sebagai jam tangan pintar yang paling populer di dunia, Apple Watch ternyata juga tidak luput dari masalahnya sendiri. Teknologi didalamnya yang canggih ini ternyata dituding menggunakan teknologi hasil curian. Apakah hal ini benar adanya?

Setelah beberapa waktu lalu sempat ditahan penjualannya, kini Apple Watch seri terbaru akhirnya dibolehkan dijual lagi. Sebelumnya, alasan penghentian penjualan ini didasari oleh adanya sengketa paten oleh Apple dan Masimo.

Apple Watch Series 9 dan Ultra 2 Sementara Boleh Dijual Lagi Setelah Sengketa Paten

Apple Watch Series 9
Apple Watch Ultra 2

Melansir dari Techcrunch, Apple diduga menggunakan teknologi pendeteksi kadar oksigen darah yang merupakan paten milik Masimo. Apple dituding telah mempekerjakan pegawai Masimo untuk mencuri teknologi pulse oximetry sensor dan menggunakannya mulai Apple Watch Series 6 keatas.

Apple sendiri menggugat balik dan mengatakan aksi legal pihak Masimo ini sebagai cara untuk mendapatkan pasar di smartwatch. Apapun itu, ini menjadi citra buruk untuk Apple karena dituding telah mencuri teknologi pihak lain dibanding membuat teknologinya sendiri.

Apple Watch Series 9 dan Ultra 2 yang sempat ditahan penjualannya kini dibolehkan lagi beredar di pasar setidaknya untuk sementara waktu. Apple mengajukan banding ke pengadilan untuk menunda sementara pelarangan ini.

Apple Beri Respons Terkait Penundaan Larangan Penjualan

Apple Watch Series 9 1 1
Apple Watch Series 9

Saat ini, Apple juga sudah memberikan respons terkait penundaan sementara oleh pengadilan AS. Raksasa di Cupertino ini mengumumkan kalau kedua smartwatch tersebut akan bisa didapatkan kembali secara online maupun toko Apple resmi mulai besok.

Apple diberikan tenggat sampai 15 Januari 2024 nanti untuk memberikan pernyataan dan solusi. Sampai saat itu tiba, sepertinya mereka yang ingin punya jam tangan pintar di akhir tahun tetap bisa mendapatkannya tanpa masalah.

Bagaimana menurut kalian soal ini brott? Apakah Apple bisa memenangkan sengketa ini? Apakah nanti akan ada perubahan teknologi yang harus Apple lakukan?


Dapatkan informasi keren di Gamebrott terkait Tech atau artikel sejenis yang tidak kalah seru dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].

Hideki Kamiya Ungkap Nasib Bayonetta Series Setelah Dia Keluar Slot

Bayonetta Series Hideki Kamiya – Pada akhir bulan September 2023, kabar kurang menyenangkan muncul dari sang kreator game Hideki Kamiya, Sang kreator game Bayonetta Series, Devil May Cry, dan Resident Evil 2 tersebut mengumumkan bahwa dirinya keluar dari tim developer PlatinumGames.

Kabar tersebut memunculkan banyak pertanyaan dari gamer terkait nasib dari game seri game Bayonetta. Menanggapi hal tersebut, Kamiya memberikan sedikit penjelasan terkait nasib seri game ini.

Hideki Kamiya Beri Penjelasan Nasib Game Bayonetta Series

Nasib Game Bayonetta Series Setelah Hideki Kamiya Keluar Dari Platinumgames 1
Setelah dia keluar, bagaimana nasib seri game Bayonetta?

Melalui video terbaru di channel Youtube miliknya, sang kreator game Kamiya menjawab banyak pertanyaan dari fans terkait setelah dirinya keluar dari tim developer PlatinumGames, termasuk juga seri Bayonetta. Hal ini menjadi pertanyaan yang banyak dipertanyakan oleh para penggemarnya, terlebih seri game tersebut.

Sebelumnya dia pernah menjelaskan kepada publik kalau Kamiya beserta tim developer berencana membuat 9 game untuk bisa menyelesaikan seluruh cerita dari seri Bayonetta. Namun dengan kondisi dirinya keluar dari PlatinumGames, dia memberikan konfirmasi lanjut mengenai nasib seri tersebut.

Dia mengatakan bahwa janjinya untuk membuat cerita Saga Bayonetta sebanyak 9 game tersebut akan menjadi janji yang akan terus menghantuinya sampai akhir hayat. Kamiya merasa menyesal dan berharap tim developer PlatinumGames bisa melanjutkan seri tersebut tanpa dirinya karena Bayonetta sendiri bukanlah IP yang resmi dia miliki.

Hideki Kamiya Platinum Games
Serinya akan tetap dilanjutkan oleh PlatinumGames meski tanpa keterlibatan dia

Pernyataan Resmi dari Hideki Kamiya

Hideki Kamiya
Kreator game Bayonetta, Devil May Cry, dan masih banyak lagi

Berikut ini pernyataan dari Kamiya.

“Saya sudah membicarakan hal ini ke banyak interview dimana seri Bayonetta akan memiliki cerita sebanyak 9 episode yang ingin kukembangkan sebagai franchise dalam Bayonetta Saga. Tapi kelihatannya aku harus membawa cerita tersebut sampai akhir hayatku. Sangat sayang sekali. Game tersebut bukan IP yang kupegang sendiri, tapi kurasa mereka semua mungkin akan melanjutkannya.”

Hideki Kamiya

Itulah informasi mengenai Kamiya memberikan penjelasan terkait nasib seri game Bayonetta setelah dirinya keluar dari PlatinumGames. Semoga seri tersebut bisa dilanjutkan oleh PlatinumGames dengan baik meski tanpa sang kreator game yang memimpin pembuatannya.


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Kreator Bayonetta atau artikel lainnya dari Muhammad Faisal. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

Kembali ke Atas