nike-jordanshoes.com

Informasi terupdate untuk berita permainan game online terpercaya

Paten

Sony Buat Paten Fitur Baru yang Bisa Mainkan Game ketika di-Download Slot

Perusahaan Sony bisa menjadi salah satu yang terdepan dalam industri video game zaman now. Bukan hanya dari sajian gamenya saja, namun tiap generasi, konsol yang dirilis juga selalu menuai kesuksesan besar. Bahkan kesuksesan terdebut masih berlanjut melalui konsol terkini mereka yakni PlayStation 5.

Tentu popularitas konsol PlayStation juga datang dari sajian fitur-fitur unik yang berikan kemudahan kepada para penggunannya. Salah satunya yang terbaru dan sedang dalam tahap pengembangan adalah fitur memainkan game ketika masih di-download, yang mana fitur tersebut baru-baru ini dikabarkan telah dipatenkan oleh Sony.

Sony Buat Paten Fitur Baru, Bisa Mainkan Game Selagi di Download

Sony Buat Paten Fitur Baru 1
Sony Buat Paten Fitur Baru, Bisa Mainkan Game Selagi di-Download

Lewat sebuah potongan dokumen paten fitur terkait yang telah beredar, bertajuk ACCELERATED APPLICATION START USING ESTIMATED PLAY DURATION” yang diajukan di bulan Agustus 2023, tercantum sebuah gambaran umum dari teknik yang digunakan untuk meningkatkan jalannya video game dengan memberikan pemain “separuh” porsi dari game yang sedang diunduh.

Separuh dari porsi game tersebut dijuluki dengan “application chunks“, dimana pemain dapat langsung memulai permainan selagi game dalam proses download dengan mengakses chunks yang ada. Selain itu, waktu pemain menyelesaikan tiap bagian permainan juga bakal menjadi prediksi oleh sistem. Jadi secara otomatis sistem bakal mengutamakan mengunduh chunks berikutnya untuk melanjutkan bagian game sebelumnya.

Sony Buat Paten Fitur Baru 3
Cara kerja sistem Application Chunks

Salah satu kendala mungkin apabila pemain sudah menyelesaikan bagian dari permainan namun belum ada chunks yang selesai di download. Namun, pada saat itu terjadi pemain mungkin dapat mengeksplorasi bagian permainan lainnya selagi menunggu chunks berikutnya selesai di unduh. Terdapat juga fitur untuk mengakses chunks secara manual agar pemain dapat mengaturnya sesuai keinginan.

Berbeda dari Fitur “Preloading

Sony Buat Paten Fitur Baru 2
Berbeda dari Fitur “Preloading

Beberapa platform lainnya sebenarnya sudah memiliki fitur yang cukup serupa, dimana pemain dapat mengakses game selagi proses download berlangsung. Namun proses yang umumnya dijuluki “preloading” tersebut memiliki kekurangan, yakni pemain harus mengunduh setidaknya separuh dari seluruh game dan tidak dapat dipilah sesuai keingian.

Meski begitu, fitur application chunks ini sepertinya masih dalam tahap pengembangan. Belum diketahui kapan fitur bakal diluncurkan secara resmi dan bagaimana cara kerjanya di setiap game maupun apllikasi yang tentu memiliki mekanisme yang berbeda.


Baca juga artikel-artikel lainnya terkait PlayStation serta berita terkini lainnya dari Lauda Ifram. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

Paten Customized Gacha Rate Milik Nexon Bikin Gacha Ampas Slot

Customized Gacha Rate Nexon – Sistem lootbox atau lebih dikenal dengan nama gacha dalam game mobile menjadi hal yang disukai dan juga ditakuti. Itu karena fitur tersebut bisa menjadi harapan bagi Player untuk mendapatkan karakter, senjata, maupun item yang mereka inginkan dengan rarity dan tingkat kesempatan bisa dapat berbeda-beda.

Beberapa hari yang lalu, perusahaan Nexon dikabarkan kena denda oleh Korea Fair Trade Commission (KFTC) karena mengubah rate up item tanpa sepengetahuan Player. Dan kini muncul sebuah kabar kalau perubahan tersebut ada kaitannya dengan paten fitur yang disebut sebagai Customized Gacha Rate.

Paten Customized Gacha Rate Milik Nexon Dikabarkan Bisa Mengubah Rate Up

Customized Gacha Rate
Lho, serius nih?

Informasi ini sedang heboh menjadi perbincangan para gamer game mobile gacha. Itu karena mereka menemukan kabar mengenai Nexon memiliki paten fitur yang dapat mengubah rate up gacha secara dinamis. Tidak hanya 1 atau 2, diketahui ada banyak paten fitur milik Nexon yang disebut sebagai Customized Gacha Rate atau Dynamic Gacha Rate.

Berdasarkan informasi yang didapatkan, Customized Gacha Rate atau Dynamic Gacha Rate adalah semacam fitur yang telah dipatenkan oleh Nexon. Fitur tersebut dapat mengubah rate up pada item tertentu secara dinamis dengan beberapa faktor, seperti jumlah aktifitas Player, lokasi, jumlah teman, dan lainnya.

Paten Fitur Customized Gacha Rate Milik Nexon

Nexon
Nexon

Berikut ini beberapa paten fitur Customized Gacha Rate yang dikabarkan milik perusahan Nexon:

  1. Jika banyak aktifitas dari Player dalam game, kurangi rate-nya
  2. Rate dinaikkan ketika Player punya aktifitas yang sedikit dalam game
  3. Mengubah rate berdasarkan lokasi
  4. Jika item gacha melebihi jumlah yang sudah disesuaikan, kurangi rate-nya
  5. Perubahan rate berdasarkan jumlah teman yang dimiliki Player
  6. Perubahan rate berdasarkan stats yang dimiliki oleh teman Player
  7. Perubahan rate untuk beberapa item gacha di atas beberapa rarity
  8. Perubahan rate berdasarkan item yang dimiliki oleh Player
Nexon Didenda
Masih belum bisa dipastikan apakah paten fitur tersebut benar-benar milik Nexon atau tidak

Setelah ditelusuri lebih lanjut, ternyata paten tersebut benar adanya. Paten yang memiliki kode No. 1020210029415 yang bisa kalian akses di website KIPRIS (Korea Intellectual Property Rights Information Service), terlihat ada sejumlah trademark pada perusahaan di Korea Selatan.

Paten ini diketahui tidak dikunci dan tidak hanya sebatas di satu produk, melainkan bisa digunakan dibanyak produk lainnya.

Customized Gacha Rate Nexon
Buset, beneran ada

Itulah informasi mengenai paten fitur Customized Gacha yang disebut-sebut milik Nexon bisa mengubah rate up dengan berbagai macam kondisi. Bagaimana menurut kalian dengan fitur ini?


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Nexon atau artikel lainnya dari Muhammad Faisal. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].

7 Paten Mekanik Game yang Mungkin Tidak Kamu Ketahui Slot

Paten Mekanik Game – Sepanjang puluhan tahun video game berkembang, deretan fitur, sistem, dan mekanik baru tercipta yang di mana studio lain saling mereplika dan juga meningkatkannya menjadi lebih baik.

Open-world mungkin takkan seperti sekarang apabila GTA 3 tidak merevolusioner industri game, dan genre FPS takkan sesinematik sekaligus imersif saat ini apabila Valve tak pernah luncurkan Half Life.

Meskipun begitu, beberapa studio bertingkah pelit dan tidak mau ide unik mereka ditiru oleh orang lain, setidaknya secara total. Hal ini membuat mereka membuat paten pada fitur atau mekanik tersebut yang membuat studio lain tak dapat menirunya secara blak-blakan.

7 Paten Mekanik Game yang Mungkin Tidak Kamu Ketahui

Paten Mekanik Game
7 Paten Mekanik Game yang Mungkin Tidak Kamu Ketahui

Berikut ini 7 mekanik game yang mungkin tak kamu sadari sudah dipaten studionya.

1. Sistem Nemesis – Middle Earth: Shadow of Mordor/War

Image 52 2
Middle Earth: Shadow of Mordor/War

Ketika Middle Earth: Shadow of Mordor rilis pada tahun 2014 lalu, ekspektasi gamer dipecahkan. Game yang awalnya dipandang sebagai “Assassin’s Creed Fantasi” berubah menjadi calon kuat game of the year di tahun tersebut karena sistem nemesis yang begitu unik.

Pada game ini, kamu akan bertemu deretan pemimpin pasukan uruk yang di mana secara dinamis akan merespon aksi yang kamu lakukan. Apabila kamu mati, pangkat mereka akan naik, menjadi lebih kuat, dan lebih sombong ketika bertemu lagi denganmu karena konfrontasi sebelumnya dipandang mudah baginya. Namun ada juga kemungkinan mereka akan bangkit kembali setelah kamu bunuh dan mencoba balas dendam.

Dinamika ini terhadap karakter yang bahkan tak ada korelasi dengan cerita utama membuat Shadow of Mordor sekaligus sekuelnya terasa miliki cerita sampingan yang terasa personal dengan playthrough-mu dan tiap pemain akan miliki pengalaman yang berbeda.

Sistem ini dipaten oleh Warner Bros tepat setelah perilisan game dan ia akan dipergunakan kembali pada game Wonder Woman yang dikembangkan oleh studio yang sama.

2. Dialogue Wheel – Mass Effect

Image 52 3
Mass Effect

Mass Effect menjadi game aksi RPG luar angkasa di mana naratif menjadi fokus game. Apa yang terjadi pada cerita bergantung pada keputusan yang pemain ambil saat cutscene, hal ini membuat Bioware ciptakan sistem dialog yang mudah dimengerti sekaligus nyaman diakses lewat tipe kontrol apapun.

Bioware patenkan interface dialog interactive berbentuk roda mereka pada tahun 2006 silam, setahun sebelum rilis Mass Effect pertama. Paten tersebut masih aktif hingga saat ini dan Bioware sendiri telah memanfaatkan sistem serupa ke berbagai game lain mereka di luar Mass Effect seperti Dragon Age.

Sistem opsi dialog tentunya banyak bermunculan di game buatan studio lain seperti Fallout 4, The Witcher 3, Deus Ex, dan game-game lainnya. Tetapi tiada di antaranya menggunakan interface roda yang sama seperti game milik Bioware.

3. Playable Loading – Ridge Racer

Image 52 4
Ridge Racer

Menunggu game memuat level itu terkadang memang bikin bosan, apalagi kalau berlangsungnya lama. Maka dari itu, Namco ciptakan ide unik di mana mereka akan munculkan mini-game tersendiri saat loading berlangsung di game Ridge Racer.

Sejak dipatenkan, tak ada studio lain yang mencoba lakukan hal yang sama meski menjadi solusi pintar untuk tetap menarik perhatian pemain saat level selanjutnya dimuat. Paten ini telah berakhir pada tahun 2015 silam.

Namun dengan teknologi SSD yang dimiliki console dan PC zaman sekarang yang membuat game bisa transisi secara instan, tampaknya ide tersebut akan diabaikan meski tidak direstriksi hukum lagi.

4. Panah Navigasi Dinamis – Crazy Taxi

Image 52 5
Crazy Taxi

Crazy Taxi ialah game chaotic di mana kamu harus mengantarkan tiap penumpang ke lokasi mereka secepat mungkin. Hal ini membuat game harus miliki sistem navigasi yang mudah dimengerti selama pemain mengendarai mobil.

Game miliki panah hijau besar yang secara dinamis menunjukan arah tujuan penumpang, namun fitur serupa tidak muncul di game lain karena Sega mengajukan paten akan sistem tersebut sejak tahun 1998.

Karena paten ini, game The Simpsons: Road Rage sempat terlibat masalah hukum karena miliki sistem serupa di tahun 2003 silam. Paten ini telah berakhir pada tahun 2018 silam, maka besar kemungkinan akan ada banyak game lain kembali menggunakan panah ini.

5. Posisi Terakhir Ketahuan Musuh dan Eksekusi Kompak – Splinter Cell Conviction

Image 52 6
Splinter Cell Conviction

Splinter Cell Conviction mungkin tak menjadi seri yang dipuja-puja fans layaknya iterasi-iterasi sebelumnya, tetapi game tersebut miliki beberapa fitur unik yang perlu diapreasiasi. Salah satunya ialah sistem last known position yang game implementasi yang di mana game secara visual akan memberi tahu di mana musuh melihat posisimu. Maka pemain, khususnya pendatang baru di franchise ini sekaligus genre stealth tahu untuk tidak mendatangi titik tersebut.

Fitur lain yang dipaten oleh Ubisoft ialah sistem mark and execute yang berarti pemain akan menandai siapa yang akan mereka bunuh sebelum menekan tombol eksekusi di mana karakter akan membunuh semuanya secara instan dan kompak.

Keduanya dimanfaatkan ke berbagai game Ubisoft lainnya mulai dari Assassin’s Creed hingga Ghost Recon baru yang kini telah diperbarui lagi agar sistem eksekusinya dapat dilakukan dalam konsep co-op.

6. Sistem Ping Lengkap – Apex Legends

Image 2023 11 22 080859337
Apex Legends

Apex Legends dirilis mendadak oleh Respawn Entertainment yang ikut terjun dalam hype battle-royale yang dipopulerkan oleh PUBG. Game ini sukses hingga saat ini dalam deretan kompetitor battle-royale lainnya yang banyak gagal. Bahkan dapat dibilang Apex Legends menginspirasi game kompetitornya lewat fitur yang terkesan sepele tapi besar dampaknya – sistem ping.

Apex Legends miliki sistem ping yang begitu lengkap di mana kamu dapat menandai lokasi musuh, keberadaan item penting, dan deretan komunikasi lainnya yang membuat kamu bisa bermain dengan kumpulan orang asing tanpa harus berkomunikasi lewat mic.

Untuk game yang tergolong kompetitif dan setiap informasi itu penting, melihat pemain dapat memainkannya tanpa harus berbicara secara langsung menjadi sebuah fitur aksesbilitas yang revolusioner karena tak hanya membantu mereka dengan disabilitas, tetapi juga mengurangi toxicity.

Saking bagusnya sistem ping di Apex Legends, EA langsung mematenkannya agar tak dicontek studio lain, khususnya para kompetitor di Battle Royale. Meskipun begitu, beberapa game lain tetap terinspirasi untuk membawa sistem ping ke dalam game mereka, walau tidak selengkap dan sekompleks apa yang dimiliki Apex Legends.

7. Ascend dan Deretan Fitur Baru Lainnya – The Legend of Zelda: Tears of the Kingdom

Image 52 7
The Legend of Zelda: Tears of the Kingdom

The Legend of Zelda: Breath of the Wild tak hanya merevolusi franchise tersebut, tetapi juga game petualangan open-world lainnya. Meski tak banyak yang dilakukan Nintendo terhadap formula open-world yang sudah ada, banyak game lain khususnya dengan tema fantasi mengambil inspirasi dari game ini seperti Elden Ring dan tentu saja Genshin Impact.

Khususnya Genshin Impact, seperti yang diketahui game dari Hoyoverse tersebut mengambil banyak inspirasi dari Breath of the Wild dan sempat memicu drama hingga seorang fans membanting PS4 dalam acara promosi game tersebut.

Seolah-olah belajar dari pengalaman tersebut, Nintendo langsung mematenkan deretan fitur yang unik pada sekuel ini. Salah satu di antaranya ialah mekanik di mana pemain dapat menembus dinding secara vertikal secara instan untuk lewati sesi memanjat yang lama khususnya ketika berada di dalam gua.


Baca pula informasi Gamebrott lainnya tentang Game Terbaik beserta dengan kabar-kabar menarik lainnya seputar dunia video game dari saya, Muhammad Maulana. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

Kembali ke Atas