nike-jordanshoes.com

Informasi terupdate untuk berita permainan game online terpercaya

Kenapa

Kenapa Sistem FUP Internet di Indonesia Merupakan Hal Buruk Bagi Konsumen? Slot

Sistem FUP Internet – Gak bisa dipungkiri kalau internet memang menyimpan banyak sekali hiburan yang mungkin sulit untuk didapatkan di dunia nyata. Entah itu sekadar berselancar media sosial, membaca manga atau light novel, bermain game, atau mendengarkan musik favorit, semua bisa dilakukan dengan mudahnya.

Namun, semua kemudahan yang dapat kita nikmati tersebut terbatas rasanya berkat sistem Fair Usage Policy (FUP) yang diterapkan beberapa Internet Service Provider (ISP) di tanah air, dengan segudang alasan di balik penerapan sistem tersebut.

Lalui opini kali ini, kami akan mengajakmu untuk membahas mengapa sistem FUP internet di Indonesia merupakan hal buruk bagi konsumen.

Disclaimer: Harus dicatat bahwa opini yang tertulis ini merupakan pendapat penulis pribadi berdasarkan pengamatan penulis terhadap komunitas dan pengalaman pribadi karena harus berjibaku dengan internet plat merah.

Sistem FUP dan Kontroversi di Baliknya

Sistem FUP Internet
Contoh tabel FUP salah satu provider tanah air

Memahami fenomena ini pastinya membutuhkan pemahaman lebih mendalam tentang apa itu FUP, dan mengapa para provider menerapkannya. Bagaimana tidak, akses ke portal dunia maya yang saat ini masih saja relatif mahal di tanah air, kini semakin terbatas saja dengan bermacam aturan.

Berdasarkan klaim dari ISP Indonesia, FUP adalah sebuah kebijakan yang diterapkan oleh provider demi menjamin kenyamanan konsumen saat gunakan internet. Dengan adanya ‘aturan main’ tersebut, diharapkan para konsumen dapat menikmati layanan internet dengan kecepatan yang stabil dan konsisten.

Gambaran Satu Modem Banyak Router
Gambaran koneksi internet yang diperjualbelikan

Di sisi lain, sistem FUP ini konon diciptakan guna mencegah penyalahgunaan layanan oleh sejumlah kecil konsumen yang ‘serakah’. Di mana konsumen tersebut gemar menghabiskan kuota bandwidth sampai ganggu kualitas layanan konsumen lainnya. Sayangnya, aturan main ini justru bak pedang bermata dua, yang menurut kami justru lebih banyak minusnya.

Ya gimana enggak, sudahlah susah payah menyisihkan uang untuk membayar paket internet tiap bulannya, kita selaku konsumen tetap saja harus berhadapan dengan batas pemakaian wajar yang bakal di-reset setiap bulannya.

Kecepatan Internet Indonesia Yang Lambat
Terkadang tidak luput dari masalah yang datang tak diundang

Menariknya, di satu sisi terdapat beberapa konsumen yang merasa bahwa batas pemakaian wajar yang diterapkan oleh bermacam provider merupakan hal yang ‘wajar’. Mereka merasa limit 5-10TB merupakan ambang batas pemakaian yang sangat wajar dengan uang yang mereka keluarkan setiap bulannya.

Menariknya, di sisi lain, justru kebanyakan konsumen mengeluhkan adanya sistem FUP tersebut karena setelah mereka gunakan internet sampai batas pemakaian tertentu, maka kecepatan internet akan berkurang sampai seperempat yang dijanjikan.

Jadi Ladang Bisnis Bagi Provider untuk Menambah Pemasukan?

Gambaran Konsumen Yang Kena Fup 2024
Malah jadi ladang bisnis untuk menambah pemasukan perusahaan?

Bila kita analisis sistem FUP ini lebih dalam berdasarkan feedback mayoritas masyarakat Indonesia terhadap implementasi batas pemakaian wajar ini, kebanyakan justru merasa bahwa adanya batasan dalam paket internet yang mereka bayar setiap bulannya tidak adil, dan malah merugikan.

Malahan, beberapa ada yang berpendapat bahwa semua ISP tanah air mampu menawarkan akses internet tanpa batas, dan tanpa harus membatasi pemakaian internet bulanan mereka dengan dalih ‘pemakaian wajar’. Katanya sih, batas yang diterapkan tersebut dapat menjaga kualitas jaringan tetap terjaga.

Dari sini, kebanyakan justru berpendapat bahwa adanya sistem limitasi ini malah menjadi ladang bisnis bagi bermacam provider untuk menambah pemasukan. Dengan adanya sistem FUP, para provider nantinya dapat menjual paket tambahan atau ‘booster’ kepada para konsumen yang mencapai batas pemakaian.

Walau dalam kacamata bisnis hal ini merupakan cara yang cerdas untuk meraup keuntungan, namun bila dilihat dari sisi konsumen, hal ini pastinya malah membebani pelanggan dengan biaya yang tidak seharusnya mereka keluarkan.

Sistem FUP yang Masih Tidak Transparan

Paket Internet Kena Fup 2024
Paket ala kadarnya ga bisa leluasa main internet

Sebagaimana yang telah kami jelaskan pada berita sebelumnya, diketahui bahwa adanya kemungkinan ke depannya sistem FUP ini akan menjadi hal yang wajib diterapkan oleh semua internet service provider tanah air.

Tentu saja, hal terlucu dalam implementasi FUP ini terletak pada aturan main yang masih saja tidak transparan dan belum merata. Melompat ke delapan tahun silam, tercatat hanya satu ISP provider yang you-know-who menerapkan kebijakan tersebut, di mana ISP lain kala itu, seolah tak terkena wacana batas pemakaian wajar.

Sampai detik ini, banyak yang berasumsi bahwa hal tersebut dikarenakan provider you-know-who merupakan provider yang dikelola pemerintah. Jadi, wajar saja bila hal tersebut menimpa ISP plat merah terlebih dahulu. Bahkan, setelah merger dengan plat merah lainnya sekalipun, ISP satu ini juga tidak ada mengubah aturan main yang mereka ikuti delapan tahun yang lalu.

Bahkan, setelah sekian lamanya, baru-baru ini provider berinisial B juga menerapkan hal serupa. Di mana semua paket internet yang ditawarkannya kini sudah mengusung sistem batas pemakaian wajar atau FUP. Meski bukan perusahaan plat merah, namun tetap saja hal ini membuat para konsumen kecewa dan bertanya-tanya.

Dampak FUP Internet Bagi Konsumen

Gambaran Internet Buffering 2024
Internet buffer, salah satu dampak FUP

Nah, berpedoman fakta di atas, tentu saja terdapat dampak yang tidak terduga, khususnya bagi para konsumen. Dengan batas ‘pemakaian wajar’ yang terbilang rendah pada paket berlangganan internet yang kini semakin terjangkau, tentunya hal ini berpotensi timbulkan masalah lainnya.

Sistem Fup Merenggut Kebebasan Berinternet
Kasarnya sih, merenggut kebebasan internet

Pertama adalah kurang bebasnya konsumen dalam gunakan internet. Walau ada saja provider yang menawarkan paket internet murah, namun hal tersebut harus dikompensasi dengan sedikitnya kuota yang didapatkan. Alhasil, hal ini justru menimbulkan masalah baru di mana konsumen merasa berlangganan internet tidak bakalan worth it.

Internet Request Time Out 2024
Internet sering bermasalah memang sangat menyebalkan

Kedua, semisal konsumen ‘legowo’ dengan kebijakan sistem FUP tersebut, tetap saja hal tersebut masih dibayang-bayangi masalah lainnya. Salah satu di antaranya adalah ‘kebenaran’ terkait kestabilan jaringan internet yang dijanjikan oleh provider.

Nyatanya, penulis yang saat ini gunakan paketnya 100Mbps, merasa bahwa kecepatan internet di rumah tidak terlalu maksimal, dengan kabel LAN sekalipun. Malahan, pada jam tertentu terkadang penulis malah sulit mendapatkan koneksi yang stabil, bahkan tidak jarang mendapat ‘request time out’ meski hampir tidak pernah menyentuh FUP.

Gambaran Kuota Paket Internet Habis 2024
Wajib beli booster kalau paket internet ala kadarnya

Ketiga, dampak lain dari sistem FUP ini seolah menunjukkan bahwa untuk mendapatkan kecepatan internet yang cepat, bagus, dan stabil adalah hal yang sepenuhnya mustahil di tanah air. Terlebih bila kita sudah menyentuh batas pemakaian wajar yang ditetapkan, kecepatan internet akan berkurang drastis dan mengurangi kualitas internet.

Alhasil, mau tidak mau para konsumen yang telah menyentuh batas pemakaian wajar untuk membeli ‘Booster Pack’ dengan harga yang juga tidaklah bersahabat – di angka puluhan, bahkan ratusan ribu Rupiah per harinya hanya demi mengembalikan kecepatan internet ke semula sembari menunggu sistem FUP memulihkan kuota bulanan kita.

Dari sini, dapat kita simpulkan bahwa sangat jelas sistem FUP internet di Indonesia pada umumnya kurang ideal, mengingat kualitas jaringan yang ditawarkan sama sekali tidak merata dan masih jauh dari kata maksimal.

Pemerataan infrastruktur, dan juga peran pemerintah dan pihak terkait untuk memaksimalkan distribusi internet  yang layak ke seluruh pelosok Indonesia, tampaknya masih akan menjadi PR yang mungkin akan cukup melelahkan. Gimana menurut kalian, brott?


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Bima. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].

Square Enix akan Agresif dalam Penerapan AI, Kenapa? Slot

Square Enix AI – Dalam beberapa tahun terakhir, AI menjadi sangat populer terutama lewat aplikasi secara ChatGPT yang memamerkan kemampuan teknologi tersebut. AI memiliki potensi yang dapat mempengaruhi atau mungkin telah mempengaruhi hampir setiap aspek kehidupan modern, termasuk video game.

Setelah beberapa waktu yang lalu Xbox dituduh menggunakan gambar hasil karya AI untuk mempromosikan game baru mereka, kini giliran Square Enix yang tampaknya memiliki rencana kuat untuk menerapkan teknologi tersebut di proyek mereka di masa mendatang.

Square Enix akan Agresif dalam Penerapan AI dalam Pengembangan Game di Masa Depan

Square Enix akan Agresif dalam Penerapan AI
Kenapa ya?

Dalam “New Year’s Letter” tahunan yang mengurai rencana Square Enix untuk masa depan, Takashi Kiryu selaku President mengatakan bahwa perusahaan yang ia pimpin akan “agresif” dalam pengaplikasian AI dan teknologi baru lainnya kedalam pengembangan game-game mereka di masa depan.

Ia menjabarkan jika AI memiliki potensi untuk mengubah bagaimana cara game dibuat dan ia berharap jika AI dapat meningkatkan produktivitas pengembangan, disamping upaya pemasaran. Selain itu, ia juga menjelaskan jika AI dapat digunakan untuk membuat format konten yang benar-benar baru untuk dinikmati oleh para penggemar.

remaster game lama
Square Enix

Kiryu tidak menjelaskan secara spesifik bagaimana AI akan mengubah pendekatan perusahaannya dalam mengembangkan game, namun tampak jelas jika ia berencana untuk menggunakan teknologi tersebut dalam skala yang signifikan.

Kiryu juga Ingin Tingkatkan Kolaborasi Antar Kantor Square Enix di Seluruh Dunia

Square Enix akan Agresif dalam Penerapan AI
Rencana Kolaborasi antar kantor cabang lainnya

Dalam surat yang sama, Kiryu juga menekankan rencana untuk meningkatkan kolaborasi antar kantor perusahaan ini di seluruh dunia. Ia berharap upaya tersebut dapat membantu meningkatkan penjualan game-game baru, sekaligus membantu menghadirkan katalog game-game mereka yang banyak ke lebih banyak pemain di seluruh dunia.

Terakhir, Kiryu juga menjelaskan bagaimana perusahaannya berencana untuk mengimplementasikan teknologi baru seperti Blockhain, Web 3.0 dan Cloud kedalam upaya produksi mereka.


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Square Enix atau artikel lainnya dari Arif Gunawan. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].

Kenapa Game of the Year 2023 Berhak Didapatkan oleh Baldur’s Gate 3? Slot

Game of The Year 2023 Baldur’s Gate 3 – The game awards 2023 baru saja berakhir. Dan pemenang dari penghargaan Game of The Year 2023 di TGA adalah game yang dikembangkan oleh Larian Studio yaitu game Baldur’s Gate 3.

Game ini memang sangat populer pada tahun 2023 dan mendapatkan berbagai respon positif baik dari reviewer, content creator, hingga para gamer. Dan itu juga dibuktikan di beberapa ajang penghargaan dimana game ini membawa banyak piala.

Bagi beberapa gamer, banyak yang bertanya mengapa game tersebut berhak mendapatkan penghargaan GOTY terutama di TGA tahun ini. Mari kita bahas alasannya bersama-sama.

Disclaimer: Artikel ini merupakan opini pribadi penulis yang membahas topik terkait dalam artikel tanpa ada maksud dan tujuan untuk memojokkan ataupun merendahkan pihak-pihak tertentu.

Alasan Game Baldur’s Gate 3 Berhak Mendapatkan Penghargaan Game of The Year 2023 di TGA

Game of The Year 2023
Apa yang membuat Baldur’s Gate 3 layak menang GOTY tahun ini?

Berikut adalah alasan mengapa Game Baldur’s Gate 3 Berhak Mendapatkan Penghargaan Game of The Year 2023 di TGA:

Elemen Dungeons & Dragon yang Sempurna

Menang Penghargaan Game Of The Year 2023
Menang Penghargaan Game Of The Year 2023

Larian Studios benar-benar mengimplementasikan elemen dari Tabletop RPG Dungeons & Dragons dengan sangat sempurna pada game Baldur’s Gate 3. Hal tersebut dapat dilihat dari beberapa hal.

Status karakter, Ras, Class dan sebagainya sesuai dengan Tabletop RPG tersebut. Selain itu, penggunaan skill dan gaya bertarung yang diimplementasikan juga sangat sempurna. Tidak aneh rasanya jika game ini mendapatkan nilai bagus dan juga menerima Penghargaan Game of The Year 2023

Benar-benar Merasakan Role Play

Menang Di Kategori Best Rpg
Menang Di Kategori Best Rpg

Berbicara sesuai Tabletop RPG, game Baldur’s Gate 3 juga benar-benar membuat para pemain merasakan bermain peran alias Role Play dalam game tersebut. Game ini memang membawa pengalaman Role Play yang sangat mantap.

Pemain dapat melakukan banyak hal mulai dari hal yang serius hingga hal absurd. Dan hal ini kembali kepada kreativitas para pemainnya. Pilihan dalam game yang juga mempengaruhi cerita serta dialog yang hidup membawa suasana Role Play semakin kuat. Ini juga yang membuat game tersebut juga memenangkan penghargaan Best RPG pada Penghargaan The Game Awards 2023.

Pengisi Suara yang Luar Biasa

Menang Di Kategori Best Performance
Menang Di Kategori Best Performance

Tentunya suasana Role Play yang hidup ini salah satunya terjadi karena pengisi suara karakter yang sangat luar biasa. Larian Studios sangat pas memilih para pengisi suara untuk game Baldur’s Gate 3.

Hal ini dibuktikan dengan berbagai dialog yang sangat realistis dan juga beberapa adegan yang emosional. Salah satunya adalah akting Neil Newbon yang memerankan Astarion. Dirinya membaut karakter tersebut sangat sempurna dan menjadi idola para fans. Hal ini juga ia buktikan dengan memenangkan Best Performance sebagai Astarion pada The Game Awards 2023.

Komunitas yang Sangat Aktif

Menang Di Kategori Best Community Support
Menang Di Kategori Best Community Support

Hal-hal diatas membuat para pemainnya sangat nyaman memainkan dan juga sering membagikan pengalaman bermain mereka di sosial media baik akun pribadi maupun forum-forum game.

Hal tersebut menciptakan komunitas yang sangat aktif berinteraksi dan mencoba berbagai hal dalam game. Larian sendiri juga mendengarkan para fans dan sering berinteraksi sehingga komunitas tetap setia memainkannya. Ini juga yang membuat game tersebut memenangkan penghargaan Best Community Support serta Player’s Voice pada penghargaan tahunan tersebut.

Multiplayer yang Seru

Menang Di Kategori Best Multiplayer
Menang Di Kategori Best Multiplayer

Game Baldur’s Gate 3 juga memiliki fitur Multiplayer serta local split-screen co-op. Fitur ini membuat para pemain dapat memainkan game bersama teman baik di satu lokasi ataupun di tempat yang berbeda.

Dengan adanya multiplayer ini, game semakin seru dimainkan dan suasana bermain game Tabletop RPG semakin aktif. Dan para pemain game ini juga dapat membuat hal-hal absurd bersama teman ketika bermain bersama.

Dengan fitur multiplayer serta split-screen yang ada dalam game, Baldur’s Gate 3 menjadi salah satu game RPG yang ramai dimainkan oleh para pemain yang ingin bermain bersama teman. Hal ini juga yang membuat game tersebut juga memenangkan penghargaan Best Multiplayer untuk tahun ini.

Kesimpulan

Baldur's Sweep
Baldur’s Sweep

Baldur’s Gate 3 merupakan game RPG yang sangat populer dan dimainkan hingga 800 ribu lebih pemain di saat bersamaan. Hal ini karena banyak hal-hal yang diimplementasikan oleh Larian Studio agar game tersebut benar-benar membawa suasana Role Play yang aktif.

Elemen D&D yang sangat sempurna, pengalaman Role Play yang seru, Penampilan para aktor/aktris yang sangat keren, komunitas game yang tak kalah aktif, dan juga Multiplayer yang seru hingga membuat game ini memenangkan banyak penghargaan tentunya menjadi alasan yang pas mengapa Baldur’s Gate 3 layak mendapatkan Penghargaan Game of The Year 2023 di TGA.

Dan yang menariknya lagi, tahun ini memiliki banyak sekali game-game yang juga tak kalah serunya. Namun secara garis besar, memang game ini memiliki banyak poin yang sangat mendukung game menjadi GOTY untuk tahun ini.


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait The Game Awards atau artikel lainnya dari Javier Ferdano. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

Starter Pack Destiny 2 Batal Dirilis Bungie, Kenapa? Slot

Starter Pack Destiny 2 – Tahun ini benar-benar jadi tahun yang buruk untuk Destiny 2, komunitasnya dan juga developer game itu sendiri yakni Bungie. Hal ini membuat popularitas game tersebut semakin turun.

Berbicara mengenai Destiny 2, game looter shooter ini kembali menjadi pusat perhatian setelah Bungie mencoba menjual DLC baru yang seketika mendapat protes dan kecaman dari pemain-pemainnya. Apa yang sebenarnya terjadi?

Alasan Bungie Batal Rilis Starter Pack Destiny 2

Starter Pack Destiny 2
Kenapa dibatalkan, ya?

Beberapa hari silam, Bungie mencoba merilis “starter pack” yang dicap bakal berikan pemain boost instan untuk memulai petualangan grinding mereka di game tersebut. Secara deskripsinya, ini terdengar pay-to-win karena membuat pendatang baru langkahi deretan tahap panjang sebelum menjadi kuat karena senjata dan material yang diberikan.

Namun untuk harga $15, semua item yang diberikan pada DLC ini tergolong kurang memuaskan.

Starter Pack ini berikan 3 senjata, satu skin pesawat, satu skin untuk sparrow, satu skin untuk ghost yang menjadi “tukang respawn” dan navigasimu, berserta beberapa material in-game. Dimulai dari senjata yang diberikan, DLC berikan Traveller’s Chosen, Ruinous Effigy, dan Sleeper Simulant. Singkat cerita, ketiga senjata ini tidak buruk, tetapi juga tidak “meta” dengan build populer sekarang.

Senjata-senjata ini juga bisa dibeli langsung di game dengan sedikit grinding dan juga DLC Shadowkeep yang harganya jauh lebih murah dari Starter Pack ini. Tapi lagi-lagi, senjata-senjata ini tidak lagi dipakai oleh pemain kecuali mereka yang iseng, bosan dengan senjata utama mereka, atau juga sudah terlanjur nyaman dengan ketiganya.

Untuk skin, sifatnya sangat opsional dan tidak pengaruhi gameplay secara signifikan dan kamu bisa dapatkan skin yang jauh lebih bagus lagi dari gacha gratisan game. Pemain juga terlalu bodoh amat dengan apa yang kamu gunakan pada pesawat, ghost dan sparrow-mu karena mereka tidak begitu mencolok saat gameplay, tak seperti skin karakter atau emote.

Destiny 2 Lightfall
Destiny 2

Dan yang terakhir ialah material in-game, DLC ini berikan 125 ribu glimmer, enhancement core, fragments, dan alloy. Singkat cerita bagi mereka yang tak main game ini, semua material ini bisa kamu dapatkan dengan begitu mudah lewat bermain biasa selama beberapa jam.

Apabila kamu tidak sibuk gonta-ganti build sebagai pemain baru, kamu tidak akan kehabisan material ini dalam waktu cepat. Untuk harga $15 yang nyaris seharga dengan satu ekspansi khususnya saat diskon, starter pack ini dipandang hanya sekedar “login reward” kalau dipasang di game MMO lain.

Destiny 2 Dapatkan Resepsi Begitu Negatif Setiap Harinya

Image 3
Mendapatkan resepsi buruk dari gamer

Dengan banyaknya keputusan yang dipandang rakus khususnya di tahun ini mulai dari ekspansi Lightfall yang lebih mahal meski konten lebih sedikit dari ekspansi sebelumnya, semua konten dibuat berbayar dan bahkan dibagi dua biar pemain bayar lebih, dan harga microtransaction yang naik, Destiny 2 alami penurunan drastis dari segi resepsinya.

Game dari Bungie itu mendapatkan kritik negatif dan juga mixed nyaris di semua DLC yang ada di Steam Store terkecuali The Witch Queen yang dinilai sebagai ekspansi terbaik yang game tersebut pernah dapatkan.

Pemain sudah mulai muak dengan betapa banyaknya uang yang harus dikeluarkan untuk bermain game ini dan akibatnya banyak yang berhenti bermain. Menurut data dari Steam Charts, Destiny 2 alami jumlah pemain terendah di sepanjang masa aktifnya sejauh ini sejak penundaan ekspansi The Final Shape.


Baca pula informasi Gamebrott lainnya tentang Destiny beserta dengan kabar-kabar menarik lainnya seputar dunia video game dari saya, Muhammad Maulana. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

Kenapa Game Terlambat Rilis Lebih Baik dari Game yang Terburu-buru? Slot

Game Terlambat Rilis – Video game merupakan sebuah bentuk hiburan yang sangat populer pada zaman sekarang. Banyak gamer yang memainkan berbagai jenis game mulai dari game Casual hingga Hardcore.

Karena tingginya minat gamer, maka banyak juga game yang rilis. Namun, belakangan ini sering terjadi game yang rilis namun terlihat seperti belum siap untuk dimainkan sepenuhnya oleh Gamer.

Tentunya hal ini menimbulkan kekecewaan yang sangat kuat bagi para gamer sehingga mereka justru tidak memiliki ekspektasi tinggi terhadap game yang rilis. Hal ini dikarenakan game-game yang rilis terkesan buru-buru.

Papa Gaben pun juga mengomentari kejadian game yang rilis terburu-buru ini dengan mengatakan “Terlambat hanya sementara, Jelek diingat selamanya”. Mengapa perkataan ini sangat pas menggambarkan kondisi industri gaming saat ini?

Disclaimer: Artikel ini merupakan opini dari penulis mengenai pertanyaan pada judul tanpa ada tujuan untuk menyudutkan ataupun menyerang pihak – pihak terkait dengan topik tersebut.

Kenapa Game Terlambat Rilis Lebih Baik Daripada Game yang Dibuat Terburu-buru?

Game Terlambat Rilis
Kata Yang Sangat Cocok

Hal ini memiliki pro dan kontra yang cukup terlihat jelas. Namun mari kita bicara mengapa opini tersebut benar. Ada beberapa faktor yang mendukung alasan lebih baik game delay atau terlambat daripada terburu-buru.

Game Delay Rilis Membuatnya Jadi Lebih Sempurna

Diundur Demi Lebih Sempurna
Diundur Demi Lebih Sempurna

Game yang rilis secara terburu-buru sering kali bermasalah. Masalah pun beraneka ragam mulai dari permasalahan grafis hingga bug-bug aneh yang membuat game terkadang menjadi tidak dapat dimainkan.

Hal ini terjadi karena beberapa faktor, yang pertama adalah desakan petinggi perusahaan game yang menargetkan game rilis pada jadwal tertentu, developer yang terburu-buru dan tidak memiliki waktu yang cukup, atau juga bisa dari sisi player yang terlalu berharap game cepat rilis.

Sebenarnya, jika diberi waktu yang cukup, tentunya permasalahan seperti bug ini bisa dhindari. Maka sangat pas dikatakan lebih baik Game Terlambat Rilis daripada rilis cepat namun diingat sebagai game yang jelek.

Memperlambat Perilisan Bisa jadi Kunci Sukses Game

Undur Sedikit Makin Sukses
Undur Sedikit Makin Sukses

Terkadang beberapa game rilis terburu-buru dan dianggap jelek karena ada game serupa atau yang lebih baik rilis di sekitar waktu yang sama. Sebenarnya 2 game yang rilis ini sama-sama bagus namun opini gamer tentunya beraneka ragam.

Hal ini dapat dilihat dari 2 game yang terbukti melakukan hal diatas dan mendapat respon yang berbeda. Game pertama adalah Battleborn yang rilis berdekatan dengan Overwatch 2, dan juga Alan Wake 2 yang memilih untuk mengundur agar tidak bersaing dengan Spider-Man 2.

Dari 2 kasus ini, mari kita bahas Battleborn terlebih dahulu. Game ini sebenarnya tidak begitu buruk, namun karena perilisannya yang berdekatan dengan Overwatch, game tersebut dibayangi oleh game Buatan Blizzard ini karena karakternya lebih ikonik dan fitur-fitur positif lainnya.

Hasilnya? tentu saja Battleborn kalah saing karena merilis game sangat dekat dengan raksasa seperti Overwatch. Hal ini dikenang hingga sekarang dan menjadi pelajaran untuk developer menentukan tanggal perilisan.

Dan salah satu yang sepertinya belajar dari kasus Battleborn adalah Alan Wake 2 yang memilih untuk mengundur game mereka karena perilisan Marvel’s Spider-Man 2. Banyak orang mengatakan Alan Wake 2 merupakan game Terlambat Rilis karena menghindari hal tersebut.

Hal ini merupakan pilihan yang bagus karena penundaan hanyalah sementara, namun jika bertabrakan dan kurang lakunya game tersebut akan dikenang selamanya. Dan tentunya hal ini memiliki hasil.

Terbukti, dengan Game Terlambat Rilis, para gamer juga memiliki jeda waktu untuk menabung ataupun menyelesaikan game Spider-Man 2 terlebih dahulu sebelum mereka ingin membeli Alan Wake 2. Dan dengan game berkualitas bagus dan waktu perilisan yang tepat, Alan Wake 2 dapat dikatakan sukses secara komersil.

Terburu-buru Beresiko Kehilangan Beberapa Fitur

Comeback Terbaik Namun Tetap Dikenang Buruk
Comeback Terbaik Namun Tetap Dikenang Buruk

Tentunya jika sebuah game yang akan rilis dengan fitur yang luar biasa, ekspektasi para gamer akan menjadi sangat tinggi. Namun jika game dirilis terlalu cepat, beberapa fitur bisa tertinggal atau bahkan dikurangi.

Hal ini menjadi sebuah kekecewaan yang berbekas di dunia gaming. Salah satu contohnya adalah game favorit penulis yaitu No Man’s Sky yang menurut penulis rilis terlalu cepat dan cukup buruk pada awalnya.

Meskipun begitu, game ini memang membuktikan bahwa fitur-fitur yang dinanti gamer akan datang, namun hadirnya memakan waktu yang cukup lama. Kini, Game tersebut dianggap sebagai Comeback terbaik dalam Industri gaming walaupun masih tetap dikenang sebagai game yang buruk ketika perilisan.

Pasti Ada yang Tidak Setuju

Rilis Lama Namun Tetap Mengecewakan Di Mata Gamer
Rilis Lama Namun Tetap Mengecewakan Di Mata Gamer

Dengan alasan – alasan diatas, menurut penulis rasanya sangat pas pernyataan papa gaben yang mengatakan game terlambat rilis itu sementara, tetapi game jelek akan dikenang selamanya. Namun ada beberapa hal yang bisa mematahkan pernyataan tersebut.

Yang pertama, game-game terlambat rilis ini justru akan kehilangan momentum hype dan juga ketika rilis, bisa saja game-game tersebut juga tetap bermasalah dari segi optimalisasi dan juga bug.

Ada contoh game terlambat rilis dan sempat memegang rekor dengan pengembangan terlama di dunia, Duke Nukem Forever. Meskipun dikembangkan hingga lebih dari 10 tahun, game ini tidak begitu baik ketika rilis dan mendapat respon buruk.

Dan tak selamanya game yang dianggap “terburu-buru” ini jelek. Ada beberapa game seperti contohnya Like a Dragon Gaiden yang dikembangkan tidak sampai 1 tahun. Game tersebut sangat dapat dinikmati dan terasa seperti game yang dikembangkan dengan waktu lama.

Kesimpulan, Tergantung Gamenya?

Tidak Semua Begitu
Tidak Semua Begitu

Menurut penulis, secara umum memang game yang dibuat terburu-buru ini sering bermasalah dan menghasilkan kualitas yang dinilai buruk oleh para gamer. Namun, dengan koordinasi serta proses pengembangan yang benar, beberapa game justru mampu dikembangkan dengan cepat dan tetap bagus.

Tetapi, pemilihan untuk membuat game terlambat rilis atau penundaan di beberapa kondisi merupakan pilihan yang bagus seperti yang dijelaskan sebelumnya. Hal ini bisa menjadi tahap penyempurnaan game dan membuat para gamer lebih puas memainkannya ketika game tersebut rilis.

Jadi, bagaimana menurutmu, brott? Apakah game yang dikembangkan terburu-buru merupakan hal yang buruk? atau apakah game terlambat rilis menandakan permasalahan terhadap game tersebut?


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Opini atau artikel lainnya dari Javier Ferdano. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

Kembali ke Atas