nike-jordanshoes.com

Informasi terupdate untuk berita permainan game online terpercaya

Hak

Parodi Steamboat Willie Mickey Mouse di YouTube Tetap Kena Klaim Hak Cipta Slot

Semua pada tahu kalau Januari ini, Steamboat Willie resmi masuk ke domain publik. Kartun tahun 1928 ini mengisahkan karakter ikonik Disney yaitu Mickey Mouse. Dengan masuknya ke domain publik, bukan berarti siapapun bisa punya kesempatan untuk membuat konten berdasarkan kartun tersebut.

Pasalnya, meski sudah banyak game dan proyek video yang diumumkan, ternyata konten yang sudah terlanjur diunggah ke YouTube juga berpotensi kena klaim hak cipta. Seperti yang dialami oleh seorang konten kreator YouTube ini.

Video Parodi Steamboat Willie Mickey Mouse Masih Kena Copyright Claim di YouTube

steamboat willie mickey mouse
Brock Baker unggah klaim hak cipta di X

Seorang pengisi suara bernama Brock Baker mengungkapkan kalau dirinya mendapatkan klaim hak cipta atau copyright atas video YouTube-nya yang merupakan parodi dari Steamboat Willie pada 4 Januari lalu.

Untung saja klaim copyright tersebut dicabut oleh Disney dan menyebabkan banyak yang berpikir kalau ini hanyalah sebuah kesalahan belaka. Tapi, ternyata cerita tidak berhenti sampai disitu saja.

Ya, benar. Video tersebut mendapatkan klaim copyright kedua setelah itu namun, kali ini datang dari UMG atau Universal Music Group. Klaim ini bisa mereka lakukan karena terindikasi soundtrack di video tersebut merupakan hal milik UMG.

Tidak Hanya 1-2 Orang, Banyak Konten Kreator yang Kena

Steamboat Willie Mickey Mouse
Banyak konten kreator lain yang alami hal serupa

Seperti kasus pertama tadi, UMG juga mencabut klaim tersebut dan sekali lagi Baker memenangkan dispute atas YouTube. Hanya saja kasus klaim hak cipta ini tidak cuma menimpa Baker.

Ada beberapa konten kreator lain seperti Vailskibum juga membahas hal yang sama. Dimana orang yang mengunggah konten Steamboat Willie tetap mendapatkan demonetisasi alias Dollar kuning.

Video yang kena copyright tidak sama dengan DMCA. Perbedaannya adalah video copyrighted berarti pemilik hak cipta yang mengatur apakah video tersebut bisa dimonetisasi atau tidak. Sedangkan DMCA berarti video tersebut diminta untuk segera dihapus karena melanggar ketentuan.


Dapatkan informasi keren di Gamebrott terkait Tech atau artikel sejenis yang tidak kalah seru dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].

Meta Terancam Tuntutan Pelanggaran Hak Cipta atas Kumpulan Data Pelatihan AI Slot

Sebuah gempa besar kembali guncang salah satu perusahaan teknologi besar di dunia. Kali ini, Meta terancam akan dituntut atas pelanggaran hak cipta atas kumpulan data pelatihan AI yang ternyata dilakukan secara diam-diam. Loh, kok bisa?

Meta Terancam Tuntutan Pelanggaran Hak Cipta, Kok Bisa?

Ai Meta Seer 2023
Melanggar hak cipta para penggunanya?

Meta, perusahaan teknologi raksasa yang sebelumnya dikenal sebagai Facebook, kini tengah dikepung isu kontroversial. Mereka dituding melanggar hak cipta atas kumpulan data pelatihan AI (Artificial Intelligence) yang mereka gunakan.

Menurut laporan yang dirilis oleh Gizmochina pada tanggal 13 Desember 2023, perusahaan induk dari media sosial Facebook dan Instagram ini dituduh menggunakan jutaan gambar dari Instagram tanpa izin.

Instagram Di Hp Akong
Melatih AI dari kumpulan gambar yang diunggah pengguna?

Kumpulan data yang dikenal sebagai ‘SEER’, digunakan oleh perusahaan tersebut guna melatih algoritma AI mereka. SEER berisi lebih dari satu miliar gambar yang dikumpulkan dari Instagram. Namun, dalam pengumpulan gambar tersebut, perusahaan tersebut tidak meminta izin kepada pengguna Instagram.

Kontroversi ini membuka babak baru dalam perdebatan tentang etika penggunaan data dalam dunia AI, sekaligus menyorot betapa pentingnya menjaga integritas dan transparansi dalam setiap proses pengembangan teknologi.

Malah Menimbulkan Masalah Baru Soal Privasi

Masalah Privasi Di Sosial Media
Potensi menimbulkan masalah baru seputar privasi

Hak cipta dan privasi digital adalah isu yang sangat penting dalam era digital saat ini. Penggunaan gambar tanpa izin dapat dianggap sebagai pelanggaran hak cipta, dan ini bisa berdampak serius bagi Meta.

Meskipun gambar-gambar tersebut dipublikasikan di Instagram, mereka tetap menjadi properti intelektual dari pengguna yang mempostingnya. Oleh karena itu, penggunaan gambar-gambar ini oleh Meta tanpa izin dapat dianggap sebagai pelanggaran hak cipta.

Meta sendiri sudah memberikan tanggapan atas tuduhan ini. Mereka berpendapat bahwa penggunaan gambar-gambar ini merupakan bagian dari ‘penggunaan wajar’ (fair use), sebuah konsep dalam hukum hak cipta yang memungkinkan penggunaan karya tanpa izin dalam beberapa kondisi tertentu.

Meta juga menjelaskan bahwa mereka telah mencabut semua informasi yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi individu dari gambar-gambar tersebut. Namun, hal ini tidak cukup untuk meredakan kekhawatiran publik mengenai privasi dan hak cipta.

Duh, ada-ada saja yah?


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Bima. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].

Kembali ke Atas