nike-jordanshoes.com

Informasi terupdate untuk berita permainan game online terpercaya

Data

Disclaimer Chrome Incognito Mode Diubah, Tetap Mengumpulkan Data Pengguna Slot

Masalah Google terkait gugatan Chrome mode Incognito-nya memang sudah usai sejak akhir tahun lalu. Raksasa tekno tersebut diharuskan membayar denda sebesar $5 miliar AS karena dituduh mengumpulkan data pengguna meskipun di mode Incognito.

Google sendiri mengaku kalau mereka sudah dengan gamblang memberitahu ke pengguna kalau data mereka tetap dapat diakses oleh situs tertuju. Namun, pihak pengadilan AS tetap tidak meyakini hal tersebut dan per tanggal 28 Desember tahun lalu, Google harus membayar denda yang tidak disebutkan jumlahnya.

Disclaimer Chrome Incognito Mode Berubah, Tetap Kumpulkan Data User

chrome incognito mode
Chrome Incognito

Kini, setelah usai pergumulan panjang sejak 2020 ini, Google tampaknya akan lebih transparan soal informasi yang disajikan untuk pengguna. Seperti informasi yang kami temukan di MSPowerUser. Pada update Canary Google Chrome terbaru, ada informasi yang berubah mode Incognito-nya.

Dari informasi yang kami kumpulkan, Google sedikit mengubah disclaimer pada mode Incognito di update Canary saat ini. Dimana sebelumnya, informasi yang ditampilkan lebih ringkas dan tidak terasa transparan.

Update baru sekarang menambahkan informasi bahwa selain aktivitas berselancar yang tidak terekam, situs lain yang dikunjungi tetap bisa mengoleksi data. Intinya, tidak ada yang berubah dari segi cara kerja. Yang berbeda kini hanyalah Google yang lebih transparan dalam menyajikan informasi terkait pengumpulan data pengguna.

Masih di Versi Chrome Canary untuk Saat Ini

Feature Image How To Hide Bookmarks Chrome Incognito
Incognito mode

Untuk saat ini masih belum dipastikan apakah update tersebut akan masuk di versi retail atau masih sekedar percobaan saja. Soalnya, Canary adalah versi eksperimental atau istilah lumrahnya beta dan kebanyakan digunakan oleh developer untuk mencoba fitur baru sebelum rilis.

Butuh waktu agar fitur yang ada di Canary untuk bisa hadir, tapi mengingat update ini hanya beberapa kalimat tambahan saja, bisa jadi update ini bakal lebih dekat dari perkiraan.

Bagaimana menurut kalian? Apakah Google kali ini cukup transparan? Coba beri komentar kalian tentang ini ya brott.


Dapatkan informasi keren di Gamebrott terkait Tech atau artikel sejenis yang tidak kalah seru dari Andi. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].

Pengguna iPhone Diminta Data Passcode oleh TikTok Slot

Passcode iPhone TikTok – Dalam dunia keamanan cyber, memberikan PIN atau password tentunya merupakan hal yang haram hukumnya. Dan baru-baru ini, TikTok membikin panik sebab ia meminta passcode para pengguna iPhone saat aplikasinya dibuka.

TikTok Minta Passcode, Pengguna iPhone Panik!

Pengguna Iphone Tiktok
TikTok diminta masukkan passcode iPhone. Apa yang terjadi sebenarnya?

Laporan ini sebenarnya bermula sejak satu bulan yang lalu di forum Reddit oleh pengguna InspiringLizard, yang kemudian laporan serupa mulai berdatangan dari hari ke hari.

“TikTok-ku mulai gak jelas minta passcode iPhone ketika aku buka app-nya. Aku bisa tekan cancel di pojok bawah, dan dia masih bisa membuka laman FYP-ku. Apa yang harus aku lakukan? Bikin cemas.” ungkapnya dalam postingan tersebut.

pengguna iphone panik
Dimintain passcode saat buka aplikasinya

Tidak mengherankan kepanikan ini didera oleh pengguna iPhone sebab maraknya penipuan yang kerap terjadi dengan modus memasukkan passcode iPhone. Ditambah perangkat tersebut dikenal dengan sistem keamanannya yang sangat tinggi, sehingga fenomena TikTok minta passcode ini sukses menimbulkan tanda tanya.

Belum Ada Tanggapan Sejauh Ini

Pengguna Iphone Panik
Apa tanggapan dari TikTok?

Belum ada penjelasan dari TikTok mengapa kejadian ini bisa terjadi. Sehingga, sejauh ini hanya bisa diasumsikan karena adanya bug di balik permintaan passcode tersebut. Ada yang melaporkan fenonema ini bisa dihilangkan dengan meng-update aplikasi TikTok ke versi 32.5.0.

Akan tetapi, masih banyak pengguna perangkat ini yang mengalami hal malang serupa. Akhirnya, solusi yang mereka tempuh adalah langsung mengganti seluruh kata sandi di aplikasi penting seperti bank atau keuangan lainnya. Ada pula yang akhirnya menghapus aplikasi hiburan tersebut.

Maka, jika kamu mengalami hal serupa, maka tekanlah tombol “Cancel”, atau bisa juga dengan coba update TikTok-mu ke versi terbaru. Jika tidak berhasil juga, hapus aplikasi dan install ulang dari App Store.


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Berita Tech atau artikel lainnya dari Sofie Diana. For further information and other inquiries, you can contact us via author@gamebrott.com

Waspada Malware Android Chameleon yang Manfaatkan Fingerprint untuk Curi Data! Slot

Baru-baru ini ditemukan malware Android Chameleon yang menghantui user smartphone. Konon malware ini memiliki kemampuan untuk memanfaatkan fingerprint pada smartphone korban untuk mencuri data di dalamnya. Semengerikan apa malware ini, mari kita ulik bersama!

Malware Android Chameleon Manfaatkan Fingerprint untuk Curi Data

Chameleon Malware Fingerprint
Memanfaatkan fingerprint untuk menyelundup ke dalam smartphone korban

Menurut laporan dari TechRadar, Chameleon termasuk jenis malware yang cukup canggih. Ia mampu mengelabui teknologi anti-malware dengan menyembunyikan aktivitas aslinya. Selain itu, malware ini juga mampu melakukan serangkaian aksi berbahaya seperti mengirim SMS palsu, mendownload dan menginstal aplikasi lain tanpa sepengetahuan pengguna.

Malware Android Chameleon ini memanfaatkan fitur aksesibilitas di ponsel Android untuk mendapatkan izin yang dibutuhkan. Setelah mendapatkan akses, malware tersebut akan langsung menonaktifkan fitur unlock menggunakan sidik jari dan menggantinya dengan PIN atau pola.

Malware Chameleon Di Smartphone 2023
Berpotensi untuk menyerang bermacam aplikasi dengan mudahnya

Dengan begitu, setiap kali kamu mencoba membuka kunci ponsel, Chameleon akan mencatat PIN atau pola yang kamu masukkan. Jika kamu tidak berhati-hati, data penting seperti informasi rekening bank bisa jadi akan dicuri dengan sangat mudah.

Bagaimana Cara Melindungi Smartphone dari Malware Chameleon?

Antivirus Untuk Smartphone Tahun 2023
Tak wajib, tapi setidaknya mampu minimalisir terkena malware Android Chameleon

Ada beberapa langkah yang bisa kamu lakukan untuk melindungi smartphone dari malware ini. Pertama, pastikan bahwa aplikasi yang kamu instal di ponsel berasal dari sumber yang tepercaya, seperti Google Play Store.

Kedua, selalu perbarui sistem operasi dan aplikasi di ponselmu. Ketiga, jangan pernah memberikan izin aksesibilitas ke aplikasi yang tidak kamu kenal. Selanjutnya, kamu juga perlu berhati-hati dalam mengklik link yang dicurigai. Jika kamu merasa ada yang tidak beres dengan link tersebut, lebih baik jangan diklik.

Dan yang terakhir, selalu gunakan aplikasi antivirus yang tepercaya. Dengan begitu, kemungkinan ponsel kamu terinfeksi malware bisa ditekan seminimal mungkin.


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Bima. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].

Lawan Kebocoran Data Rainbow Six Siege, Ubisoft Adakan Investigasi Slot

Ubisoft Kebocoran Data Rainbow Six Siege – Beberapa waktu lalu, terjadi kebocoran data terhadap developer Marvel’s Spider-Man 2 yaitu Insomniac Game. Pihak tidak bertanggung jawab menyebarkan data-data penting perusahaan dari bocoran game hingga data pribadi pegawai.

Dan kini, dikabarkan bahwa Ubisoft juga mengalami hal serupa dimana pihak misterius sempat mendapatkan akses data perusahaan dan berusaha untuk menjebol perusahaan tersebut.

Ubisoft Kebocoran Data Rainbow Six Siege

Pelaku Akses Data Selama 48 Jam
Pelaku Akses Data Selama 48 Jam

Berdasarkan laporan terbaru dari akun Twitter vx-underground, dikabarkan bahwa pada tanggal 20 Desember 2023 kemarin, pihak yang tidak diketahui telah menjebol sistem keamanan Ubisoft.

Hacker ini memiliki akses ke sistem Ubisoft sekitar 48 Jam sebelum pembobolan terdeteksi dan akses tersebut dimatikan. Selama masa tersebut, pihak ini memiliki akses ke berbagai sistem sepetri SharePoint, Microsoft Team, Confluence, dan lainnya.

Meskipun pihak tidak bertanggung jawab ini memiliki akses langsung, hanya beberapa data yang dapat mereka ambil dan hanya membocorkan sedikit informasi penting dari perusahaan tersebut.

Data yang bocor juga dikabarkan merupakan data yang berhubungan dengan game Rainbow Six Siege. Ubisoft mengatakan bahwa pelaku mengaudit hak akses pengguna menggunakannya untuk melihat sistem-sistem tersebut.

Pelaku dikabarkan mencoba untuk mengambil hampir 900 GB data namun tidak dapat melakukannya karena terdeteksi dan sistem keamanan Ubisoft memaksanya untuk keluar dari jaringan perusahaan.

Ubisoft Berikan Pernyataan Terkait Kebocoran Data Rainbow Six Siege

Ubisoft Berikan Pernyataan
Ubisoft Berikan Pernyataan

Dilansir melalui BleepingComputer, Ubisoft memberi pernyataan mengenai insiden kebocoran data ini dan memberikan konfirmasi bahwa mereka melakuka investigasi. Namun perusahaan game ini tidak membagikan detail lebih lanjut.

“Kami mengetahui insiden keamanan data ini dan saat ini sedang melakukan investigasi. Kami tidak dapat membagikan lebih banyak untuk saat ini”, Ungkap perwakilan Ubisoft kepada situs tersebut.

Ubisoft sendiri sebelumnya sempat terkena insiden yang sama pada tahun 2020 oleh grup ransomware bernama Egregor. Grup ini menjebol dan membocorkan source code untuk game Watch Dogs. Dan pada tahun 2022, perusahaan tersebut juga mengalami kebocoran yang mengakibatkan terganggunya layanan servis serta sistem game dari Ubisoft.


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Berita atau artikel lainnya dari Javier Ferdano. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

Player War Thunder Bocorkan Data, tapi Bukan Data Militer Slot

Player War Thunder Cheat – Jika mendengar nama game War Thunder, pasti kebanyakan dari kalian langsung membayangkan kondisi komunitas gamenya yang sering dikabarkan membocorkan data rahasia militer. Sudah bukan hal umum terjadi di komunitas tersebut.

Namun apa jadinya jika salah satu Player di sana membocorkan data yang bukan data rahasia milik militer?

Bukan Dokumen Militer yang Bocor, Player War Thunder Bocorkan Data yang Lain

Player War Thunder
Data apa lagi yang bocor, nih….

Informasi ini sedang heboh menjadi perbincangan di komunitas game War Thunder. Itu karena ada salah satu Player War Thunder dari Cina membocorkan data-data source code cheat yang dia dapatkan dari banyak grup Cheater. Data-data tersebut dia kumpulkan menjadi satu, mengirimnya ke luar negeri membuat 40 ribu Cheater kena Banned.

Bahkan dia juga diketahui merekam video dia bermain menggunakan cheat tersebut sebagai bukti akan keaslian dari source code cheat dalam game. Kalian bisa lihat postingan yang diduga berasal dari Player Cina yang menceritakan bagaimana orang yang membocorkan data cheat tersebut ke publik.

Player War Thunder Bocorkan Data
Screenshot diduga bukti pembicaraan ada orang yang membocorkan source code cheat War Thunder ke publik
Player War Thunder
Dia melakukan hal tersebut secara diam-diam bahkan sudah dianggap saudara di komunitas cheater.
Player War Thunder Cheat
Hal ini membuat banyak member di komunitas tersebut kesal dan marah ke orang yang membocorkan source code cheat-nya, sampai ada ancaman berbahaya
Player War Thunder Cheat
Adanya source code cheat game tersebut telah diketahui pihak terkait dan sudah mengumpulkan banyak bukti berdasarkan bocoran data tadi
Player War Thunder Cheat
Dan dari data tersebut berakhir dengan banyaknya Player kena banned yang kebanyakan berasal dari komunitas cheat

Komunitas Cheat War Thunder Panik

War Thunder Dokumen Rahasia
Kali ini bukan data militer yang bocor….

Kejadian ini membuat banyak Player di komunitas Cheater panik karena akun mereka telah kena banned oleh game. Berdasarkan informasi yang didapatkan, grup Cheater yang dominan bersifat berbayar mulai saling curiga siapa yang membocorkan source code cheat sampai pihak developer gamenya tahu terhadap cheat game tersebut.

Bahkan berdasarkan informasi yang didapatkan, ada komunitas cheat gamenya memutuskan untuk menghentikan segala aktifitas member di grup tersebut dan bahkan membubarkannya untuk menghindari terjadinya kebocoran info lain dari mereka.

Kalian bisa screenshot yang diduga merupakan hasil pembicaraan dalam salah satu komunitas cheat di bawah ini.

Cheat War Thunder
Salah satu komunitas cheat memutuskan untuk langsung menghentikan segala aktifitas grup karena ada ‘mata-mata’ diantara mereka yang membocorkan source code cheat gamenya
War Thunder Cheat
AWKOKOKOKO, War Thunder 40K Banned

Itulah informasi mengenai Player War Thunder membocorkan data source code gamenya yang berasal dari komunitas cheater di negaranya. Kira-kira data apa lagi yang akan dibocorkan oleh Player di komunitas game ini?


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait War Thunder atau artikel lainnya dari Muhammad Faisal. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].

Developer Insomniac Mendapat Banyak Dukungan setelah Kejadian Kebocoran Data Game Slot

Developer Insomniac, seperti yang kita tahu memberi kabar yang cukup mengejutkan. Terungkap bahwa data proyek game mereka diretas seminggu lalu dan tersebar di lini masa hingga membuat internet geger akan hal tersebut.

Kebocoran data ini pun cukup dikhawatirkan kalangan gamer, hingga membuat beberapa developer game memberikan dukungan pada studio dibalik game Spider-Man 2 ini. Siapa sajakah itu? Ini dia!

Developer Insomniac Mendapat Banyak Dukungan dari Beberapa Studio Game

Developer Insomniac Mendapat Banyak Dukungan
Studio game ini mendapat banyak dukungan dari developer game lainnya

Melansir dari cuitan di akun X/Twitter resmi, Remedy Entertainment selaku pengembang Alan Wake 2 memberikan dukungan kepada developer Insomniac. Lewat cuitannya, mereka berkata bahwa oknum yang meretas data proyek game mereka adalah “seseorang yang tidak tahu malu.”

Tak hanya Remedy saja, Wushu Studio selaku pengembang State of Decay 2 juga memberikan dukungan terhadap studio game Spider-Man 2 tersebut lewat cuitan di X/Twitter.

Lewat cuitannya, Wushu berkata para staf telah bekerja keras untuk membuat karya yang dapat menghibur penggemar, lalu “dihadiahi” oleh peretasan dan ancaman merupakan sebuah tindakan yang kejam.

Selain kedua studio game di atas, Creative Director Santa Monica (God of War) Cory Barlog, sebagai sesama mitra dengan Sony juga mencuit pesan dukungan. Ia memberikan emoticon hati berwarna biru dan kepalan tangan untuk Insomniac sebagai penyemangat akan kejadian tidak terduga ini.

Selain di atas, masih banyak dukungan yang diberikan untuk studio game ini. Seperti cuitan YouTuber Gaming DomTheBomb juga berikan dukungan untuk Insomniac. Lalu Greg Miller, jurnalis sekaligus mantan editor IGN yang memutuskan tidak memberitakan massive leak apapun yang dialami Insomniac saat ini.

Reaksi Para Gamer

Developer Insomniac Mendapat Banyak Dukungan
Perlakuan para developer game disambut positif oleh gamer

Dukungan para developer game di atas mendapat sambutan positif dari kalangan gamer, pun banyak yang memberi dukungan untuk Greg Miller atas keputusannya tersebut.

Beberapa di antaranya berkomentar bahwa mereka takut game yang telah dibocorkan tersebut akan mundur perilisannya, di mana penggemar sendiri menginginkan yang terbaik dari Insomniac.

Lalu, ada juga yang berkata meski telah bocor di publik, mereka tetap akan mendukung studio game Spider-Man 2 tersebut agar lebih semangat lagi menggarap game lainnya di masa mendatang. Semoga masalah Insomniac ini cepat terselesaikan dan tidak terulangi lagi ke depannya ya, Brott!


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Berita Game atau artikel lainnya dari Nadia Haudina. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].

Meta Terancam Tuntutan Pelanggaran Hak Cipta atas Kumpulan Data Pelatihan AI Slot

Sebuah gempa besar kembali guncang salah satu perusahaan teknologi besar di dunia. Kali ini, Meta terancam akan dituntut atas pelanggaran hak cipta atas kumpulan data pelatihan AI yang ternyata dilakukan secara diam-diam. Loh, kok bisa?

Meta Terancam Tuntutan Pelanggaran Hak Cipta, Kok Bisa?

Ai Meta Seer 2023
Melanggar hak cipta para penggunanya?

Meta, perusahaan teknologi raksasa yang sebelumnya dikenal sebagai Facebook, kini tengah dikepung isu kontroversial. Mereka dituding melanggar hak cipta atas kumpulan data pelatihan AI (Artificial Intelligence) yang mereka gunakan.

Menurut laporan yang dirilis oleh Gizmochina pada tanggal 13 Desember 2023, perusahaan induk dari media sosial Facebook dan Instagram ini dituduh menggunakan jutaan gambar dari Instagram tanpa izin.

Instagram Di Hp Akong
Melatih AI dari kumpulan gambar yang diunggah pengguna?

Kumpulan data yang dikenal sebagai ‘SEER’, digunakan oleh perusahaan tersebut guna melatih algoritma AI mereka. SEER berisi lebih dari satu miliar gambar yang dikumpulkan dari Instagram. Namun, dalam pengumpulan gambar tersebut, perusahaan tersebut tidak meminta izin kepada pengguna Instagram.

Kontroversi ini membuka babak baru dalam perdebatan tentang etika penggunaan data dalam dunia AI, sekaligus menyorot betapa pentingnya menjaga integritas dan transparansi dalam setiap proses pengembangan teknologi.

Malah Menimbulkan Masalah Baru Soal Privasi

Masalah Privasi Di Sosial Media
Potensi menimbulkan masalah baru seputar privasi

Hak cipta dan privasi digital adalah isu yang sangat penting dalam era digital saat ini. Penggunaan gambar tanpa izin dapat dianggap sebagai pelanggaran hak cipta, dan ini bisa berdampak serius bagi Meta.

Meskipun gambar-gambar tersebut dipublikasikan di Instagram, mereka tetap menjadi properti intelektual dari pengguna yang mempostingnya. Oleh karena itu, penggunaan gambar-gambar ini oleh Meta tanpa izin dapat dianggap sebagai pelanggaran hak cipta.

Meta sendiri sudah memberikan tanggapan atas tuduhan ini. Mereka berpendapat bahwa penggunaan gambar-gambar ini merupakan bagian dari ‘penggunaan wajar’ (fair use), sebuah konsep dalam hukum hak cipta yang memungkinkan penggunaan karya tanpa izin dalam beberapa kondisi tertentu.

Meta juga menjelaskan bahwa mereka telah mencabut semua informasi yang dapat digunakan untuk mengidentifikasi individu dari gambar-gambar tersebut. Namun, hal ini tidak cukup untuk meredakan kekhawatiran publik mengenai privasi dan hak cipta.

Duh, ada-ada saja yah?


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Bima. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].

Milyaran Data Pengguna Instagram Digunakan untuk Pengembangan AI, Kok Bisa? Slot

Berita terbaru dan cukup menghebohkan dari dunia teknologi datang dari platform media sosial raksasa, Instagram. Terkuak bahwa milyaran data pengguna Instagram telah digunakan untuk pengembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Lantas, bagaimana hal ini bisa terjadi?

Milyaran Data Pengguna Instagram Digunakan untuk Pengembangan AI

Gambaran User Gunakan Instagam
Milyaran data user digunakan untuk pengembangan AI

Awalnya, peneliti dari Universitas New York menemukan bahwa milyaran foto yang diunggah oleh pengguna Instagram digunakan oleh Meta, perusahaan induk Instagram, untuk melatih algoritma AI mereka. Penelitian ini memunculkan banyak pertanyaan seputar privasi dan etika dalam penggunaan data pengguna.

Menurut penelitian ini, data tersebut digunakan oleh Meta. AI untuk mengembangkan teknologi baru yang disebut Imagine With Meta. Aplikasi kecerdasan buatan tersebut adalah sistem AI terbaru yang konon memiliki kemampuan setara DALL-E.

Gambaran Instagarm Dengan Ai
Malah digunakan untuk AI

Teknologi ini pada dasarnya memanfaatkan gambar yang diunggah oleh pengguna Instagram untuk “mengajari” AI cara mengidentifikasi dan mengkategorikan objek. Misalnya, jika banyak pengguna mengunggah foto makanan, AI dapat belajar untuk mengenali gambar makanan. Hal ini membuat AI menjadi lebih cerdas dan efisien dalam mengenali gambar.

Namun, penggunaan data pengguna untuk tujuan ini menimbulkan berbagai kontroversi. Salah satunya adalah soal privasi. Meskipun Meta menegaskan bahwa mereka hanya menggunakan gambar yang diunggah secara publik oleh pengguna, banyak yang merasa bahwa privasi mereka telah dilanggar.

Potensi Menimbulkan Masalah Baru?

Potensi Masalah Ai Di Meta
Justru menambah potensi timbulkan masalah baru

Selain itu, ada juga pertanyaan tentang apakah pengguna seharusnya mendapatkan kompensasi atas penggunaan gambar mereka untuk pengembangan AI. Beberapa orang berpendapat bahwa pengguna harus mendapatkan bagian dari keuntungan yang dihasilkan oleh AI yang dilatih dengan gambar mereka.

Meta sendiri telah menjelaskan bahwa mereka menggunakan teknologi ini untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Misalnya, dengan AI yang lebih pintar, Meta mampu memberikan rekomendasi konten yang lebih relevan dan personal kepada pengguna.

Namun, penjelasan ini tampaknya belum cukup untuk meredam kekhawatiran pengguna. Banyak yang merasa bahwa Meta perlu lebih transparan tentang cara mereka menggunakan data pengguna, bukannya justru malah menimbulkan masalah baru di zaman yang kian kompleks ini.


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Tech atau artikel lainnya dari Bima. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected].

Kembali ke Atas