nike-jordanshoes.com

Informasi terupdate untuk berita permainan game online terpercaya

Apex

ImperialHal Apex Legends Rekomendasikan Controller Karena Aim Assist OP Slot

ImperialHal Apex Legends – Aim Assist merupakan hal yang cukup panas diperbincangkan di berbagai game FPS. Mulai dari The Finals, Call of Duty, hingga Apex Legends membahasnya. Pemain profesional juga menganggap fitur tersebut sangat “Overpowered

Banyak pemain dari game-game tersebut menganggap bahwa Aim Assist membuat para pemain mouse dan keyboard tidak menguntungkan secara permainan meskipun selama ini banyak yang menganggap menggunakan mouse keyboard merupakan pilihan paling pas untuk FPS.

ImperialHal Apex Legends Saran Gunakan Controller di Game FPS

Imperialhal Apex Legends Ungkap Pengalaman Gunakan Aim Assist
Imperialhal Apex Legends Ungkap Pengalaman Gunakan Aim Assist

Terkait topik yang cukup panas ini, ImperialHal yang merupakan pemain pro Apex Legends dari tim TSM memberikan opini mengenai “rusak” nya Aim Assist dalam game tersebut dan dampaknya ke industri gaming.

ImperialHal membahas topik ini melalui cuitan di akun Twitternya dimana ia berbicara tentang kembali menggunakan Mouse dan Keyboard setelah menghabiskan waktu belakangan ini menggunakan Controller.

Dirinya menjelaskan bahwa setelah menghabiskan waktu sekitar 2 tahun menggunakan controller, dirinya tidak akan kembali menggunakan mouse keyboard secara permanen kecuali Aim Assist terkena nerf yang sangat besar.

“Saya juga dapat mengatakan dengan percaya diri bahwa saya akan berhenti bermain game ini dari jauh hari jika saya tidak pernah berpindah menggunakan Controller”, ungkap Pro Player pemenang ALGS 2023 ini.

Pemain pro yang juga merupakan streamer di platform Twitch ini juga mengungkapkan bahwa dirinya tidak hanya membicarakan 1 game secara spesifik. “Ini bukan hanya untuk Apex tetapi ke Industri Gaming yang menghadirkan skena yang tidak seimbang ini”

Aim Assist Merupakan Sebuah Dilema?

Imperialhal Apex Legends 2
Permasalahan yang Cukup Sulit

Aim Assist sendiri merupakan perdebatan yang sangat panas dalam skena gaming saat ini. Game seperti Call of Duty Warzone dan juga The Finals telah membuktikan seberapa efektif fitur ini.

ImperialHal sendiri percaya bahwa hal ini telah terjadi selama bertahun-tahun dan para pemain membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menyadari tidak seimbangnya fitur tersebut.

Para pengembang game FPS dipercaya telah membuat fitur Aim Assist menjadi sangat kuat karena bertujuan untuk mengimbangi pemain controller agar dapat bersaing dengan Mouse Keyboard yang lebih mudah untuk menembak secara akurat.

Namun sayangnya fitur tersebut justru membuat permainan menjadi lebih mudah menggunakan Controller sehingga tidak aneh para pemain game FPS memilih menggunakan Controller untuk game-game kompetitif ini.


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Berita atau artikel lainnya dari Javier Ferdano. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

Jumlah Pemain Apex Legends Tahun Ini Turun 40%, Ada Apa? Slot

Jumlah Pemain Apex Legends – Game yang dikembangkan oleh Respawn yaitu Apex Legends merupakan salah satu game Battle Royale terpopuler dan sempat menduduki singgahsana genre tersebut terutama pada era pandemi.

Namun sayangnya, saat ini game tersebut memiliki penurunan jumlah pemain yang cukup drastis. Dikabarkan bahwa game tersebut memiliki jumlah pemain yang menurun sekitar 44% di Steam pada tahun ini. Ada Apa?

Mengapa Jumlah Pemain Apex Legends Menurun Tahun 2023?

Jumlah Pemain Apex Legends Menurun 1
Data jumlah pemain di Steam Charts

Sepertinya jumlah pemain Apex Legends semakin menurun semenjak permasalah server pada bulan Juli 2023. Hal ini terlihat pada grafik Steam Charts yang memperlihatkan game memiliki jumlah pemain terendah semenjak Desember 2021.

Dilansir melalui akun Apex Legends News di Twitter, meskipun pada Februari 2023 pemain game ini menyentuh 257 ribu pemain secara bersamaan, rata rata jumlah pemain aktif untuk bulan Desember hanya berada di 143 ribu saja dimana penurunan 44%.

Diketahui bahwa para pemain protes terhadap perubahan ranked, matchmaking yang tak seimbang, serta komplain lainnya menjadi penyebab mengapa para pemain memilih untuk tidak bermain game tersebut.

Respawn sendiri juga telah mengatasi permasalahan tersebut dan membuat perubahan dan peningkatan terhadap ranked, bug, dan lainnya selama beberapa bulan terakhir ini. Dan perubahan tersebut sepertinya tetap membuat jumlah pemain terus menurun.

Respon Pemain Terhadap Penurunan Jumlah Pemain Apex Legends

Jumlah Pemain Apex Legends Menurun 2
Alasan yang diungkapkan konten kreator

Merespon cuitan Twitter akun tersebut, salah seorang Content Creator yaitu BirnoOCE menjelaskan hal yang membuat pemain game Apex Legends menurun. Menurutnya terdapat 2 faktor berbeda.

Faktor pertama adalah konten dan faktor lainnya adalah kompetisi dari game-game lainnya sehingga para pemain memilih untuk memainkan game lain. Hal ini juga terlihat dari data Twitch dimana game FPS lain seperti The Finals memiliki view yang lebih tinggi dari game tersebut.

Selain itu, perilisan Counter-Strike 2 beberapa bulan terakhir ini juga menjadi faktor mengapa pemain semakin menurun. Dan penurunan ini tidak akan berhenti jika persaingan semakin memanas.

Meskipun faktor-faktor seperti harga skin, matchmaking, sistem ranked, dan permasalahan audio yang terjadi, game Battle Royale dari Respawn ini masih tetap menduduki posisi 10 besar pada platform Steam.

Apex Legends sendiri merupakan game Battle Royale Free-to-Play yang dapat dimainkan di platform PC, PlayStation 4, PlayStation 5, Xbox One, Xbox Series S | X, dan jujga Nintendo Switch.


Baca juga informasi menarik Gamebrott lainnya terkait Berita atau artikel lainnya dari Javier Ferdano. For further information and other inquiries, you can contact us via [email protected]

Kembali ke Atas